Apsi-3-1Quiz
Deskripsi Pizza Hut
Teknologi Informasi PHD
Pizza
Hut merupakan jaringan restoran pizza
terbesar di dunia, dengan hampir 12.000 cabang restoran yang tersebar di lebih
dari 84 negara. Pizza Hut menyediakan bermacammacam pizza dengan topping yang
berbeda-beda. Selain menyediakan pizza, Pizza Hut juga menyediakan berbagai
macam makanan dan minuman seperti pasta, salad, sup, dan sebagainya. Pizza Hut
yang terkenal dengan sebutan “Si Atap Merah” ini juga menjadi simbol pelayanan
jasa restoran yang terbaik. Dalam produk andalan pizza, Pizza Hut menjadi yang
terdepan bagi konsumennya di seluruh dunia.
Sejarah Pizza Hut mulai bergulir pada
tahun 1958 di Wichita, Kansas. Dua pemuda bersaudara bernama Dan dan Frank
Carney, mahasiswa di Wichita State University, Kansas, USA, memperoleh
pemikiran kreatif untuk membuka sebuah restoran pizza setelah mereka membaca
sebuah artikel di surat kabar Saturday Evening Post tentang berkembangnya
popularitas makanan pizza. Dengan meminjam uang sebesar US $600 dari ibu
mereka, mereka mendirikan sebuah restoran pizza tepatnya pada tanggal 15 Juni
1958. Kedua bersaudara tersebut menamai restoran pizza milik mereka dengan nama
Pizza Hut. Hasil dari usaha mereka adalah restoran Pizza Hut pertama dan juga
merupakan dasar terciptanya restoran pizza terbesar dan terpopuler di
dunia.
Pizza Hut berdiri di Indonesia kali
pertama tahun 1984 yaitu Pizza Hut Djakarta Theater. Selanjutnya disusul oleh
Pizza Hut Pondok Indah tahun 1985 dan Pizza Hut Tebet tahun 1987 di bawah PT.
Trijaya Pelangi. Sementara itu, PT. Sarimelati Kencana (PT. SMK) berdiri
tanggal 16 Desember 1987. PT. SMK saat itu merupakan bagian dari Ponderosa
Group yang hampir semua bergerak di bidang restoran. Pada tahun 1994, PT.
Trijaya Pelangi bergabung dengan PT. Sarimelati Kencana dengan membawa serta
ketiga restoran Pizza Hutnya. PT. SMK pertama kali berpusat di Djakarta
Theater, kemudian Kemayoran. Hingga saat ini kantor pusat atau yang dikenal
sebagai Support Center bertempat di Gedung Graha Mustika Ratu Lantai 8-9, Jalan
Gatot Subroto Kav. 74-75, Jakarta. Sebagai restoran Pizza, Pizza Hut Indonesia
memposisikan dirinya sebagai mid casual dining restoran terkemuka yang
menawarkan pengalaman yang tak terlupakan dan pizza terbaik dengan harga yang
terjangkau. Pizza Hut merupakan restoran yang melayani dine-in, take away, dan
delivery service.
Saat ini Pizza Hut melebarkan sayapnya
dengan memiliki restoran dengan konsep baru delivery service yang berbeda
dengan delivery service yang dimiliki sebelumnya. Konsep baru tersebut adalah Pizza Hut Delivery (PHD) by Pizza Hut.
Hingga saat ini restoran PHD terus berkembang di wilayah Jakarta, Bekasi, dan
Tangerang. Saat ini restoran Pizza Hut sudah mencapai lebih dari 180 outlet
dengan jumlah karyawan lebih dari 9000 orang termasuk dengan support center.
· Hardware, terdiri atas komputer,
handphone, server
· Software, berupa website, aplikasi Pizza
Hut Delivery
· Network, berisi jaringan internal Pizza
Hut Delivery
· Data, yakni macam-macam produk,
database untuk menyimpan profil pengguna, transaksi yang berlangsung
· People, adalah para pengguna Pizza
Hut Delivery
· Process, yaitu pesan produk Pizza
Hut dengan jumlah berapa, lalu memproses total transaksi dengan logic dan algoritma
dalam backend web ataupun dalam aplikasi tersebut.
Sistem Informasi
Agar lebih fleksibel dan mudah untuk
dijangkau konsumen, maka pizza hut menyediakan layanan delivery yang lebih
dikenal dengan Pizza Hut Delivery (PHD). PHD merupakan salah satu contoh system
informasi yang menyediakan produk-produk dari Pizza Hut dimana aksesnya sangat
mudah yakni konsumen hanya perlu mendownload aplikasi PHD yang tersedia di App
Store maupun Play Store, lalu bisa order dimanapun dan kapanpun 24 jam. Kurang lebih seperti inilah
fitur-fitur yang tersedia di Pizza Hut Delivery:
· Hot Promo
Dalam fitur ini, konsumen disajikan beberapa
pilihan promo paket yang ada di Pizza Hut dengan rincian masing-masing makanan
yang terdiri dalam paket tersebut dilengkapi dengan keterangan harga dan button
untuk pesan sekarang.
· Pizza
Sesuai dengan namanya, dalam fitur ini
konsumen disajikan dengan berbagai varian pizza yang yang tersedia dalam Pizza
Hut, disertai deskripsi masing-masing pizza juga harga dari pizza tersebut. Konsumen
juga bisa memilih size pizza, baik personal, Medium, atau Large.
· Pasta
Pizza Hut tidak hanya menyediakan pizza
di dalam menunya, terdapat pula menu pasta. Di dalamnya berisi menu racikan
dari pasta yang disediakan oleh Pizza Hut, seperti spaghetti, fettucini,
lasagna, dan masih banyak lagi lainnya.
· Chicken
Tidak hanya pasta, Pizza Hut juga
menyediakan menu olahan dari daging ayam yang sudah terkenal dari Pizza Hut,
yaitu chicken wings. Ada pula boneless chicken atau ayam tulang lunak yang
sangat jarang ditemui di restoran lainnya.
· Rice
Tak melupakan makanan pokok penduduk
Indonesia, menu yang dilengkapi dengan nasi juga tersedia di Pizza Hut. Tentu dengan
sentuhan modern, nasi dengan banyak varian ini sangat layak untuk dipasarkan di
Indonesia.
· More
Dalam fitur more ini terdiri atas 3 sub
menu, yaitu:
a.
Snacks
b.
Desserts
c.
Drinks
· PHD
Outlet
Dalam fitur PHD Outlet, konsumen bisa
menemukan lokasi outlet PHD terdekat baik menggunakan GPS maupun dengan search
address.
· Poin
Poin berisi pilihan menu yang tersedia
apabila konsumen ingin menukarkan poinnya sesuai dengan syarat dan ketentuan
yang berlaku.
Selain itu terdapat fitur untuk
mengecek orderan konsumen, yakni track your order, dimana konsumen bisa
mengetahui sampai manakah atau sejauh manakah orderan kita telah dibuat oleh
Pizza Hut.
Klasifikasi dalam Sistem Informasi (O’Brien)
Pizza Hut menerapkan sistem informasi
yang dapat menunjang daya saing, diantaranya berinvestasi pada sistem Point Of
Scale (POS) dan operasi toko secara otomatis serta membuka toko secara online
di jaringan internet. Sistem informasi ini dapat digunakan sebagai senjata
untuk menjangkau konsumen dimana saja berada, sesuai dengan slogannya yaitu “ to
be wherever our customer are” yang pada akhirnya tentu saja dapat
meningkatkan penerimaan perusahaan. Tipe sistem informasi yang digunakan oleh Pizza
Hut adalah:
· Operating
Support System

Merupakan suatu sistem yang
menghasilkan berbagai produk informasi untuk keperluan internal dan eksternal
yang menunjang kegiatan operasi.
a. Transaction
Processing System (TPS)
TPS
yang digunakan oleh Pizza Hut adalah Point of Sale (POS) System , yaitu suatu sistem
yang menggunakan terminal elektronik
cash register untuk menyimpan dan
mengirim data entry penjualan pada semua jaringan yang langsung terhubungi
dengan komputer pusat dan dapat diproses untuk keperluan cepat atau periodik.
Point of Sale adalah bagian yang palng vital dalam proses operasional,
transaksi dengan konsumen yang melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan
dan data base perusahaan secara simultan, kemampuan hardware dan software yang
dapat diandalkan merupakan faktor kunci kelangsungan operasional.Pada
prinsipnya sistem operasional Pizza Hut merupakan aliran kerja yang diterjemahkan
secara baku ke dalam proses otomatisasi. Pesanan pelanggan diterima oleh
sistem point of sale (order station)
yang akan dicatat oleh line station sebagai pengumpul data kolektif dari
beberapa order station . Kemudian pesanan pelanggan akan diproses langsung oleh
kitchen dengan hardcopy document
transaksi sebagai perintah kerja.
Semua data transaksi akan tersimpan di dalam file server, sedangkan driver
routing diperlukan sebagai pengawas kegiatan operasional yang akan dipantau
langsung oleh head quater melalui
jaringan WAN.
b. Enterprise
Collaboration System (ECS)
ECS
merupakan sistem yang digunakan baik oleh komponen eksternal perusahaan dalam
hal ini konsumen untuk berhubungan dengan perusahaan. Sistem ini juga digunakan
untuk keperluan koordinasi dan pertukaran informasi di internal perusahaan,
misalkan antar outlet KFC atau Pizza Hut akan dihubungkan ke dalamsatu jaringan
sehingga koordinasi dan pertukaran informasi dapat mudah dilakukan. Pizza Hut
menerapkan online order terhadap
kosumennya. Layanan online order ini terbagi
atas tiga menu, menu pertama adalah log in account untuk para konsumen baik itu konsumen yang
reguler ataupun konsumen baru dengan memasukkan kode pin untuk mengetahui
jaringan Pizza Hut terdekat. Menu yang kedua adalah demonstrasi pembelian,
layanan ini disediakan bagi para pelanggan untuk mencoba melakukan pemesanan
online sebelum melanjutkan ke dalam transaksi sebenarnya. Dan yang ketiga
adalah help features yakni cara perusahaan untuk berkomunkasi dengan pelanggan
melalui email dan telepon bebas pulsa. Dengan adanya hal ini, maka secara tidak
langsung Pizza Hut telah melakukan pendekatan terhadap konsumennya, karena
bukan tidak mungkin dengan customer relation management yang dilakukan Pizza Hut akan menciptakan
loyalitas tersendiri bagi para konsumennya.
c. Process
Control System (PCS)
Saat
ini masing-masing outlet Pizza Hut telah mengembangkan in house system yang
dinamai “Pizza Hut Field Management System”, dimana system ini
menyediakan aplikasi-aplikasi yang cocok dan dapat membantu store manager untuk
melakukan bussiness forecasting, inventory management dan human recources
management. Dengan adanya process control system ini, masing-masing outlet
Pizza Hut mampu beroperasi secara efektif dan efisien sehingga mampu
memaksimalkan profit dari masing-masing outlet.
System ini juga memberikan peringatan dini kepada store manager mengenai
masalah-masalah yang mungkin muncul sehingga mampu mengurangi resiko perusahaan.
Selain itu system ini secara otomatis juga tersambung dengan kantor pusat (Head
Quarter) yang memungkinkan kantor pusat Pizza Hut untuk memonitor performance
masing-masing outlet/restaurant yang lebih memudahkan dalam melakukan control,
monitoring, dan koordinasi dengan cabang.
· Management
Support System
Merupakan sistem yang dapat menyediakan
manager end-user akan suatu produk informasi yang menunjang pengambilan
keputusan setiap saat.
a. Executive
Information System (EIS)
Dalam
sistem pendukung pengambilan keputusan eksekutif istilah executive information
system (EIS) sering dipertukarkan dengan executive support system (ESS). Namun,
ada juga yang membedakan keduanya. Jika dibedakan, EIS sering didefinisikan
sebagai sistem informasi berbasis komputer yang menyajikan kebutuhan informasi
eksekutif puncak. Sistem ini memberikan akses cepat atas informasi dan laporan
manajemen. EIS berisikan First Manager sebagai pemimpin perusahaan.
b. Decision
Support Sistem (DSS)
DSS
menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi manager end-user secara interaktif
dengan menggunakan berbagai model analisis, simulasi dan lain sebagainya. Bagi Pizza
Hut sendiri penggunaan DSS terlihat ketika setiap store manager dapat memonitor performance sistem secara
langsung dan interaktif, juga dilengkapi dengan management tool analysis dalam
menganalisa business forecasting dan manajemen persediaan. DSS sendiri terdiri
atas 3 bagian, yakni:
-
Marketing
Manager, focus di bidang pemasaran
-
Finance Manager,
focus di bidang keuangan
-
Second Manager
(HRD Manager), focus di bidang SDM
c. Management
Information System (MIS)
MIS
yang digunakan pada Pizza Hut adalah Pizza Hut’s Field Management System yang
menyediakan aplikasi yang dapat membantu store manager dalam business forecasting, inventory
management dan human resources
management . Aplikasi ini berupa suatu
bentuk pelaporan yang selanjutnya digunakan oleh perusahaan dalam penentuan
atau pengambilan keputusan pada sistem penunjang keputusan. Dalam hal ini MIS
berisi programmer untuk mengelola system dan program.
d. Transaction
Processing System (TPS)
TPS
terbagi atas beberapa divisi, yakni:
-
Kitchen,
bertugas untuk membuat produk
-
Crew Counter,
bertugas untuk melayani konsumen
-
Delivery,
bertugas untuk melayani pemesanan Pizza Hut secara online


Komentar
Posting Komentar